Home » » Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran

Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran

Written By agustini rini on Wednesday, April 10, 2013 | 8:35 AM

Cagar Alam Pangandaran ini merupakan satu-satunya taman wisata alam (hutan) yang ada di Pangandaran, Kabupaten Ciamis.  Memang jika kita berkunjung ke Pangandaran belum lengkap rasanya jika  tidak menginjakkan kaki di Taman Wisata Alam Pangandaran.

Cagar Alam Pangandaran Jawa Barat

Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran memiliki kekayaan sumber daya hayati berupa flora dan fauna serta keindahan alam. Hutan sekunder yang berumur 50-60 tahun dengan jenis dominan antara lain laban, kisegel, merong , dan sebagainya. Juga terdapat beberapa jenis pohon peninggalan hutan primer seperti pohpohan kondang, dan benda . Hutan pantai hanya terdapat di bagian timur dan barat kawasan, ditumbuhi pohon formasi Barringtonia, seperti butun, ketapang.

Dengan berbagai ragam flora, kawasan Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran merupakan habitat yang cocok bagi kehidupan satwa-satwa liar, antara lain tando, monyet ekor panjang , lutung , kalong , banteng, rusa, dan landak. Sedangkan jenis burung antara lain burung cangehgar, tlungtumpuk, cipeuw , dan jogjog. Jenis reptilia adalah biawak , tokek, dan beberapa jenis ular, antara lain ular pucuk.


Banyaknya flora dan fauna yang berkembang biak di sana merupakan daya tarik tersendiri. Tidak heran jika Taman Wisata Cagar Alam Pangadaran tidak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan. Selain itu, Taman Wisata Cagar Alam ini mempunyai berbagai daya tarik lainnya, seperti Batu Kalde, salah satu peninggalan sejarah zaman Hindu. Selain itu, banyak terdapat gua alam dan gua buatan seperti Gua Panggung, Gua Parat, Gua Lanang, Gua Sumur Mudal, dan gua-gua peninggalan Jepang.

Daya tarik lainnya yang berada di Taman Wisata Cagar Alam Pangandaran, baik yang berada di kawasan cagar alam darat maupun cagar alam laut, adalah Batu Layar, Cirengganis, Pantai Pasirputih di kawasan cagar alam laut. Lalu, padang pengembalaan Cikamal, yang merupakan areal padang rumput dan semak seluas 20 ha sebagai habitat banteng dan rusa. Air terjun yang berada di kawasan cagar alam bagian selatan, dapat ditempuh dengan jalan kaki selama 2 jam melalui jalan setapak.



Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : MWI | Objek Wisata Indonesia | Mega Wisata Indonesia
Copyright © 2013. Mega Wisata Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by MWI Template
Proudly powered by Blogger